Mengatasi Render Blocking CSS dan Javascript

Render blocking pada PageSpeed Insights

Mengatasi Render Blocking CSS dan Javascript - Setelah saya mencoba mengecek kecepatan blog saya di PageSpeed Insights. Ternyata terdapat beberapa masalah di blog saya yang membuat loading blog saya agak lamban. Yaitu adanya render blocking pada javascript. Sebelumnya, saya tidak tau apa itu render blocking.

Render Blocking artinya pemuatan. Jadi, jika javascript membuat blocking, itu berarti javacript-nya menahan halaman dari loading. Google sendiri menganjurkan untuk menghapus javascript yang dapat mengganggu dalam pemuatan konten halaman web anda. Secara khusus, jika Google melihat bahwa halaman web anda tidak memuat baik untuk perangkat tertentu, misalnya iPad, mereka tidak akan menyertakan web anda dalam hasil karena Google tidak ingin mengirim si penggguna untuk memperlambat halaman atau halaman menyebabkan pengguna menunggu cukup lama untuk konten tersebut. Dan ini biasanya disebabkan oleh render blocking itu sendiri.

Tapi, seringkali ini diabaikan oleh banyak orang. Padahal, jika kita mengetahui makna masalahnya, pasti masalah tersebut bukan masalah sepele.

Dan penyebab render blocking pada javascript ini biasanya berasal dari jQuery yang merupakan file javacript yang digunakan oeh sebagian besar halaman web. File javascript ini memang lumayan besar, bakan ini mungkin menjadi file terbesar dalam halaman web anda saat sedang loading memuat halaman anda, di mana harus didownload dulu oleh browser.

Baik, untuk cara mengatasinya, silahkan tambahkan atribut async='async' pada jQuery-nya. Misal, pada mulanya jQuery-nya seperti ini.

<script src='http://ajax.googleapis.com/ajax/libs/jquery/1.8.3/jquery.min.js' type='text/javascript'/>

Setelah ditambahkan atribut async, akan menjadi seperti ini.

<script async='async' src='http://ajax.googleapis.com/ajax/libs/jquery/1.8.3/jquery.min.js' type='text/javascript'/>

Atribut tersebut lumayan untuk memperingan beban blog anda dan render blocking dari jQuery ini juga bisa teratasi. Tapi, perlu diingat. Mungkin setelah menambahkan atribut async pada jQuey-nya, ada beberapa javascript yang berada di atas </head> tidak bekerja dengan baik. Maka dari itu, pindahkan javascript tersebut di atas </body>.

Sekarang, kita beranjak ke masalah render blocking pada CSS. Ini biasanya terdapat CSS yang tidak terbuka atau berbentuk eksternal. Seperti misalnya,

<link href='https://netdna.bootstrapcdn.com/font-awesome/3.1.1/css/font-awesome.min.css' rel='stylesheet' type='text/css'/>

CSS tersebut belum terbuka. Masih tersimpan di dalam link. Ini bisa saja menyebabkan render blocking pada CSS-nya. Solusinya, silahkan masukkan CSS yang ada di dalam link CSS tersebut. Copy linknya yang berawalan http tersebut dan taruh di address bar. Anda akan menemukan CSS yang tersimpan dalam link tersebut. Dan letakkan CSS di atas ]]></b:skin>.

Contoh kedua, yaitu pada link Google Font. Misal seperti ini.

<link href='http://fonts.googleapis.com/css?family=Tahoma' rel='stylesheet' type='text/css'/>

Link di atas bisa menyebabkan render blocking. Maka dari itu, silahkan inline-kan CSS di dalamnya dan taruh pada CSS yang ada di Edit HTML. Sama dengan yang sebelumnya, silahkan copy linknya dan taruh di address bar, lalu enter. Silahkan copy CSS nya dan taruh di bagian atas sendiri dari CSS yang lain. Ditaruh di atas karena ini merupakan link Google Font, agar browser bisa cepat dan langsung mengetahui font yang digunakan dalam blog kita. Misalnya seperti ini.

Blogger Template Style
Name        : ..........
Author      : ..........
Url         : ..........
----------------------------------------------- */

@font-face {
  font-family: 'Tahoma';
  font-style: normal;
  font-weight: 400;
  src: local('Tahoma'), url(http://themes.googleusercontent.com/licensed/font?kit=SR1FNt_uUWzf7Ux9q0xdEg) format('woff');
}

....................
....................

CSS-CSS yang lain

....................
....................

]]></b:skin>

Sebenarnya, tidak hanya itu saja yang menjadi masalah render blocking pada CSS. Tapi, minimal itu sedikit contoh dari saya. Jika anda ingin mengetahuinya lebih jauh, silahkan cek kecepatan loading blog anda di PageSpeed Insights. Anda akan tau apa saja masalah yang terdapat dalam blog anda, yang menyebabkan kecepatan blog anda tidak maksimal. Perlu kita ketahui, CSS atau javascript yang disimpan di Google Drive pun juga memungkinkan adanya render blocking. Untuk itu, silahkan cek sendiri di sana. Dan untuk blog ini pun, juga masih ada beberapa masalah di sana.

Sekian. Semoga bermanfa'at.

Referensi : http://www.kompiajaib.com/2014/02/mengatasi-render-blocking-javascript.html

Misteri Hantu sang Letnan Jenderal

Jenderal Sir George Tryon
Misteri Hantu sang Letnan Jenderal - Karamnya kapal perang Vicotria pada 22 Juni 1893 menjadi tragedi terburuk sepanjang sejarah pelayaran Inggris sebagai negara yang pernah menyandang gelar "Raja Lautan". Peristiwa yang mengerikan tersebut melibatkan dua kapal perang Kerajaan Inggris sekaligus, yaitu Victoria dan Camperdown. Padahal, kedua kapal tersebut merupakan armada tempur gugus tugas Mediterania yang terdiri atas sepuluh kapal penjelajah bersenjata berat dengan bobot 10.000 ton.

Awalnya, kedua kapal tersebut dibagi menjadi dua armada yang dijadwalkan untuk melakukan latihan manuver tempur di lepas pantai Syria dekat Tripoli. Hanya karena salah komunikasi dan perhitungan, tabrakan pun tidak terhindarkan. Haluan depan Camperdown menghantam lambung Kapal Victoria sehingga kedua kapal penjelajah berat tersebut terguncang hebat. 

Dalam situasi kritis, tidak ada waktu lagi untuk melakukan evakuasi penyelamatan. Akhirnya, Kapal Victoria pun dinyatakan tenggelam tepat pada pukul 15.34 waktu setempat, bersama 357 awak kapal dan komandannya (Sir George Tryon).

Kapal HMS Victoria
Sementara itu, pada waktu yang sama, di kediaman sang Jenderal Tryon di kawasan Eaton Square London (pada pukul 15.30), sejumlah tamu kehormatan tampak hadir dalam jamuan resmi yang digelar sang istri. Para tamu undangan mengaku dengan jelas telah melihat sang jenderal mengenakan pakaian kebesaran AL (Angkatan Laut) Kerajaan Inggris tengah melintas dalam suatu ruangan tersebut. Hal ini membuat sang istri terkejut karena suaminya saat itu sedang bertugas di perairan Mediterania. Jadi, tidak mungkin sekali suaminya dapat terlihat di rumah, apalagi sedang sliweran.

Peristiwa yang sempat menggemparkan Inggris tersebut menjadi satu misteri tentang penampakan arwah sehingga menarik perhatian sejumlah pemburu hantu (Ghost Hunters) dan para ilmuwan. Benarkah hantu itu ada atau hanya halusinasi semata? Tetapi, puluhan saksi mata memberikan laporan yang sama tentang kehadiran sang Jenderal Sir George Tryon pada sore itu.

Blogger Threaded Comment Hack Valid HTML5

Threaded Comment

Blogger Threaded Comment Hack Valid HTML5 - Alhamdulillah, sekarang saya masih diberi kesempatan lagi untuk berbagi postingan seperti biasanya. Sudah sekian lama saya istirahat sementara dari dunia blogging karena harus melaksanakan berbagai aktivitas di sekolah, dan sekarang saya mencoba ingin berbagi sedikit, meskipun sebenarnya sudah banyak yang tau. Ya, kali ini saya akan berbagi tentang threaded comment hack yang valid HTML5. 

Tentu, semuanya sudah tau, bahwa style dari threaded comment ini adalah karya dari Kang +Adhy Suryadi seperti yang sedang saya pakai saat ini. Tetapi, di sini saya juga tidak hanya berbagi itu saja, saya juga ingin menjadikan threaded comment itu valid HTML5. Tentunya ada hal-hal yang harus diperbaiki. Untuk itu, silahkan ikuti langkah-langkah berikut.

CSS

#comments{margin:0;padding:5px 20px 0; line-height:1em;border-top:1px solid #ddd;background:#fff;}
#comments h3 {margin-bottom:25px;font:16px Oswald;padding:0;text-transform:uppercase}
.comment_name { color: #444;font-size: 20px; font-weight: normal; line-height: 20px; max-width: 100%; text-decoration: none; margin-left: 10px;margin-top: 5px;text-transform:uppercase }
.comment_avatar { height: 48px; width: 48px;max-height:48px;max-width:48px; background:url(https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjcyqFhwq1G-SBoasvnA2_x9l5qy5ySeuhPQPfRjkICGlFOP9FErdfwJkctqFwafWg1oilXIZQ39zNhUTs6PtR0mTPcbamjuZqyEU48Mn0fk3mo4q5Ugar_QXS0p7XRJUIC4NtbSYDpNXE/s1600/anon40.gif) no-repeat center center;float:left;margin-top: 5px; margin-right: 10px; margin-left:10px;padding:0;overflow: hidden;transition:all 400ms ease-in-out }
.comment_name a { text-transform: uppercase; font: 20px Oswald; color:#444;text-decoration:none; transition:all 400ms ease-in-out}
.comment_name a:hover { color:#ef7f67;text-decoration:none; }
.comment_body p {font:16px &#39;PT Sans Narrow&#39;; line-height: 1.3em;color: #666;background-color:#fff;border:1px solid #ccc;padding:10px;}
.comment_body{margin-top:5px;margin-bottom:10px;padding:5px 0 15px 10px}
.comment_date { color: #999; font-size: 11px; line-height: 11px; cursor: pointer; font-weight: normal;float:left;margin-left:0;margin-top:5px}
.comment_area {border:1px solid #ccc;margin-bottom:25px; padding-right:10px; transition:all 400ms ease-in-out;background:#ddd;position:relative}
.comment_child .comment_area { margin-top:-20px;background:#edebeb}
.comment_child .comment_wrap {padding-left: 40px}
.comment_reply {display:inline-block;cursor:pointer;color:#ffffff;font-family:arial;font-size:11px;font-weight:bold;padding:4px 10px;text-decoration:none;float:right; position:absolute; right:10px; bottom:10px; transition:all 400ms ease-in-out;background-color: #666}
.comment_reply:hover { text-decoration: none;background-color:#333}
.comment_reply:active {margin-top: 1px}
a.comment_reply {color:#fff}
.unneeded-paging-control {display: none;}
.comment_reply_form{padding:0 0 0 48px}
.comment_reply_form .comment-form {width: 100%}
.comment_form a { color: #2f6986; text-decoration: none; }
.comment_form a:hover {color: #2f6986; text-decoration: none;}
.comment_author_flag {display:none}
.comment_admin .comment_author_flag {display:inline-block;color:#ffffff;font:12px Oswald;font-weight:normal;padding:1px 8px;text-decoration:none;position:absolute;margin:3px 0 0 10px;background-color: #666}
a.comment-delete{position:absolute;top:5px;right:5px; font-size: 16px;color: #999}
a.comment-delete:hover{color: #ef7f67}
#comment-editor {width:102.3% !important;background:transparent url(&#39;data:image/gif;base64,R0lGODlhKwALAPAAAKrD2AAAACH5BAEKAAEAIf4VTWFkZSBieSBBamF4TG9hZC5pbmZvACH/C05FVFNDQVBFMi4wAwEAAAAsAAAAACsACwAAAjIMjhjLltnYg/PFChveVvPLheA2hlhZoWYnfd6avqcMZy1J14fKLvrEs/k+uCAgMkwVAAAh+QQBCgACACwAAAAAKwALAIFPg6+qw9gAAAAAAAACPRSOKMsSD2FjsZqEwax885hh3veMZJiYn8qhSkNKcBy4B2vNsa3pJA6yAWUUGm9Y8n2Oyk7T4posYlLHrwAAIfkEAQoAAgAsAAAAACsACwCBT4OvqsPYAAAAAAAAAj1UjijLAg9hY6maalvcb+IPBhO3eeF5jKTUoKi6AqYLwutMYzaJ58nO6flSmpisNcwwjEfK6fKZLGJSqK4AACH5BAEKAAIALAAAAAArAAsAgU+Dr6rD2AAAAAAAAAJAVI4oy5bZGJiUugcbfrH6uWVMqDSfRx5RGnQnxa6p+wKxNpu1nY/9suORZENd7eYrSnbIRVMQvGAizhAV+hIUAAA7&#39;) no-repeat 50% 30%;margin-left:-8px}
.comment-form {max-width: 100%!important;margin-top:25px!important}
.comment_emo_list {display:none;clear:both;width:100%;}
.comment_emo_list .item {float: left;width: 40px;text-align: center;height: 40px;margin: 10px 10px 0 0;}
.comment_emo_list span {display: block;font-weight: bold;font-size: 11px;letter-spacing: 1px;}
.comment_youtube {max-width:100%!important;width:400px;height:225px;display:block;margin:auto}
.comment_img {max-width:100%!important}
.comment-form p {background: #edebeb;border: 1px solid #ddd;padding: 10px;margin: 5px 0 5px 0;color: #333;font:12px Arial, sans-serif;line-height:20px;width:97.3%;position:relative;}
.comment_child .comment-form p {width:95.5%;}
iframe{border:none;overflow:hidden}
.deleted-comment{display:block;color:#333;font:italic 13px Arial;word-wrap:break-word;margin-top:10px;}

Setelah itu, silahkan masukkan HTML-nya. Cari terlebih dahulu kode seperti berikut ini.

<b:includable id='comments' var='post'>

.........................
........................
........................


</b:includable>

Jika sebelumnya sudah terdapat HTML komentarnya, lebih baik diganti dengan berikut ini. Letakkan kode berikut ini di antara dua kode di atas.

<div class='comments' id='comments'>
 <b:if cond='data:post.allowComments'>
  <b:if cond='data:post.numComments != 0'>
   <h3>
    <b:if cond='data:post.numComments == 1'>1 <data:commentLabel/>:
     <b:else/>
     <data:post.numComments/> <data:commentLabelPlural/>
    </b:if>
   </h3>
  </b:if>
               
  <b:if cond='data:post.commentPagingRequired'>
          <span class='paging-control-container'>
           <a expr:class='data:post.oldLinkClass' expr:href='data:post.oldestLinkUrl'><data:post.oldestLinkText/></a>
           &#160;
           <a expr:class='data:post.oldLinkClass' expr:href='data:post.olderLinkUrl'><data:post.olderLinkText/></a>
           &#160;
           <data:post.commentRangeText/>
           &#160;
           <a expr:class='data:post.newLinkClass' expr:href='data:post.newerLinkUrl'><data:post.newerLinkText/></a>
           &#160;
           <a expr:class='data:post.newLinkClass' expr:href='data:post.newestLinkUrl'><data:post.newestLinkText/></a>
   </span>
   </b:if>
                       
  <div class='clear'/>
  <div id='comment_block'>
   <b:loop values='data:post.comments' var='comment'>
                                                                             
   <div data-level='1' expr:class='data:comment.adminClass' expr:id='data:comment.anchorName'>                                                                                      
       <b:if cond='data:post.adminClass == data:comment.adminClass'>
             &lt;div class=&#39;comment_inner comment_admin&#39;&gt;
            <b:else/>
             &lt;div class=&#39;comment_inner&#39;&gt;
            </b:if>
             <div class='comment_area'>
             <div class='comment_header'>
           <div class='comment_avatar'>
          <img alt='avatar' expr:src='data:comment.authorAvatarSrc' expr:title='data:comment.author'/>
              </div>
              <div class='comment_name'>
               <b:if cond='data:comment.authorUrl'>
                <a expr:href='data:comment.authorUrl' expr:title='data:comment.author' rel='nofollow' target='_blank'><data:comment.author/></a>
               <b:else/>
                <data:comment.author/>
               </b:if>
               <b:if cond='data:comment.author == data:post.author'>
                  <span class='comment_author_flag'>Admin</span>
               </b:if> 
              </div>            
              <div class='comment_service'>
               <a expr:href='data:comment.url' rel='nofollow' title='comment permalink'><span class='comment_date'><data:comment.timestamp/></span></a>             
               <a class='comment-delete' expr:href='&quot;http://www.blogger.com/delete-comment.g?blogID=&quot; + data:blog.blogId + &quot;&amp;amp;postID=&quot; + data:comment.id' expr:title='data:top.deleteCommentMsg'>&#10006;</a>
              </div>
              <div class='clear'/>
             </div>
             <div class='comment_body'>
              <b:if cond='data:comment.isDeleted'>
               <span class='deleted-comment'><data:comment.body/></span>
              <b:else/>
               <p><data:comment.body/></p>
<a class='comment_reply' expr:href='&quot;#r_&quot;+data:comment.anchorName' expr:id='&quot;r&quot;+data:comment.anchorName' onclick='javascript:Display_Reply_Form(this)' title='Balas'>Balas</a>                                                            <div class='clear'/>                                         
              </b:if>                                       
             </div>
              <div class='clear'/>
            &lt;/div&gt;
            <div class='clear'/>
            </div>
            <div class='comment_child'/>
            <div class='comment_reply_form' expr:id='&quot;r_f_&quot;+data:comment.anchorName'/>              
           </div>
          </b:loop>              
         </div>    
         <div class='clear'/>
         <b:if cond='data:post.commentPagingRequired'>
          <span class='paging-control-container'>
           <a expr:class='data:post.oldLinkClass' expr:href='data:post.oldestLinkUrl'><data:post.oldestLinkText/></a>
           &#160;
           <a expr:class='data:post.oldLinkClass' expr:href='data:post.olderLinkUrl'><data:post.olderLinkText/></a>
           &#160;
           <data:post.commentRangeText/>
           &#160;
           <a expr:class='data:post.newLinkClass' expr:href='data:post.newerLinkUrl'><data:post.newerLinkText/></a>
           &#160;
           <a expr:class='data:post.newLinkClass' expr:href='data:post.newestLinkUrl'><data:post.newestLinkText/></a>
          </span>
         </b:if>
         <div class='clear'/>
         <div class='comment_form' id='comment-form'>      
         
          <b:if cond='data:post.embedCommentForm'>
           <b:if cond='data:post.allowNewComments'>
                                                          
            <b:include data='post' name='threaded-comment-form'/>
           <b:else/>
            <data:post.noNewCommentsText/>
           </b:if>
          <b:else/>
           <b:if cond='data:post.allowComments'>
            <a expr:href='data:post.addCommentUrl' expr:onclick='data:post.addCommentOnclick'><data:postCommentMsg/></a>
           </b:if>
          </b:if>
         </div>
        </b:if>
       </div>
      
             
       <script type='text/javascript'>
       //<![CDATA[
       if (typeof(jQuery) == 'undefined') {
 //output the script (load it from google api)
 document.write("<scr" + "ipt type=\"text/javascript\" src=\"http://ajax.googleapis.com/ajax/libs/jquery/1.7.1/jquery.min.js\"></scr" + "ipt>");
}
       //]]>
       </script>
     
       <script async='async' src='//www.blogblog.com/dynamicviews/4224c15c4e7c9321/js/comments.js' type='text/javascript'/>
       <script type='text/javascript'>
      
         
         <b:if cond='data:post.numComments != 0'>
         var Items = <data:post.commentJso/>;
         var Msgs = <data:post.commentMsgs/>;
         var Config = <data:post.commentConfig/>;
        <b:else/>
         var Items = {};
         var Msgs = {};
         var Config = {&#39;maxThreadDepth&#39;:&#39;0&#39;};
        </b:if>
       //<![CDATA[
       //Global setting
        Config.maxThreadDepth = 6;//How threaded level that you want
        Display_Emo = true;//Display emoticon or not? set "false" to no display
        Replace_Youtube_Link = true;//Auto replace youtube link to iframe embedded, choose "false" to disable
        Replace_Image_Link = true;//Auto replace an image link  choose "false" to disable.
                                Replace_Force_Tag = true;//Auto replace an virtual tag example: [pre] to <pre>, and [/pre] </pre>, If user input wrong , your layout will be gone. Then becare ful when enable this trap
        Replace_Image_Ext = ['JPG', 'GIF', 'PNG', 'BMP'];//(support: jpg, gif, png, bmp),only effect when Replace_Image_Link=true
       
        //Config emoticons declare
        Emo_List = [
        ':)'  ,'https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjJv23uAoTDDqf3ZqXil0jo4PObdg8emxFOHIXAYyaOhQDXQasBWUlXMoVdNHGrjZvdvL0ksdltC0IKwPq68DSy16kdZs9a27HxPkaTJL510kVczMeOrwmk3Wam5YrshwT0AvCVXOw_DUw/s1600/smile1.gif',
        ':('  ,'https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgzVZrJMmQ7b46VuR7GctSk7OBT5DMYQl_LPX93UhsJ9XpctPy8csfnhNHhdV7zBuXMuiIc-5h7lTZGLdMDsrmwruQOCnUkonDIfrOHE5urpZ5zWwmGWWc1_cE03QAeRsAGvoIP2-QyueY/s1600/sad.gif',
        '=('  ,'https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjV6LKxR0QcWFR4eoZhg9EUnlCC4WyBnUsZ5UZdv1mmtMbsETi65WkKSzrox75ljOjnXgEzktjGg9hNyjTQKY2aoqrcHatrj73cdr3o1AQXGMvqUIewV0sgqbDY9JrgSr7cU_oO39ryZNs/s1600/sadanimated.gif',
        '^_^'  ,'https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiLbpz6CwJytUDoMXrbMkQaNrQr1hlEOkhWZY5J4N2Duw67YNZOtoGY1aEaICDUob3WQErrJFWf8CjbAQNBxivmW5mCbV7YuDncGkZejxddcK6e2pVyaEdn5uZZOWvVylEY8gSZmMDvZxE/s1600/smile.gif',
        ':D'  ,'https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjFFgiGLsHY0r32XfEdq22FZ812xcDnwRC3KUt7eftXzCMugDKhaJhrSYsmJmkBedAakTfQXWLhOM2wDcQ-uI98A4JT7mEmtNbS9AEWvFBXS2HeUW70agNxW1utZ8Tm1KCieHkTxt7VSZM/s1600/icon_smile.gif',
        '=D'  ,'https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgLnqPzRfxhHlAKs-h0rOxt5MileSbtANAoeMDa32WaIR_A6_h3G0gxfNgmxnRS0tnAKpLm2XgQ1JWE3liOEieRH8aT2BObgfaUQtjI3wsE6-XT4SVMeQvcHBEU7yeEWO34YmL-3Y_Ur34/s1600/hihi.gif',
        '|o|'  ,'https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiuTMF0yXGrCpADp6BIhdszbEWSgNYrQo7PQiw-vIceN_jp4DD-qVh8WZ3BukxToPIO1TmkvrLs51aQZpRIwW2k97pd-Qe1xOffPo6tBqrMYHkspinS0X_gTxmV5yJSezqo0NXvCGfQZ8g/s1600/applause.gif',
        '@@,'  ,'https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhfyUwU5zB9szTuUA63LGPUaXXyFYanN2tt3oGBmikW34eL9gH7xfkVo5w1Z-nWqBOXf_QPeIrRo-Tkhp0dd3hmQvxLxQW02QR05FuI3ki7Og6OT0-rBJlob5S8ZyIID1ceoXIcFE9FstM/s1600/rolleyes.gif',
        ';)'  ,'https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgF6Fls8GgvLQqkTs6rsCE2SX5FqEzfc_RCqS70Z8s0-mGvHMhp7nX3EaiC_MHDkYhVZd7nWFOnsnGX8YhaWvqab8_5VogKhtlTo6uGTAzM-FsHpY31-PSDHKDgePmH3AR2PEIMyzZm09w/s1600/wink.gif',
        ':-bd'  ,'https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEijTrWSWeIU9dSmAsAcQCXimtv0cnjQG1Q3Bx52IZO2edwSyr3nB5ePIw9yxneGqZBbmkp8CIg5By2nXAaQWftca5IfEi9BaGmHSk0ix2-o5HPiWaMBleNq2EZ1QGws3S6Em5YZOcKT5yw/s1600/thumb.gif',
        ':-d'  ,'https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg0NrNHq84oErP6HCog5m76mWTcUx9zlG9uiremNksfl-hf3w8Hs5SUwaVZY7GiJFE0wBxsCnc_bpU4hVGyalIBpvHb_eqlwTeKqu4hJ5m7clVOEzAL68gpaSAeL_kIZCyIpRbelD1q0Pg/s1600/thumbsup.gif',
        ':p'  ,'https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhy2O1Qpox2xCOXdDqA76HBo3EYXnTNknZpdYoAc1-gx3ksAACiMMq75LJ4dAKOeIqOuzWK-cGOnUfkyhLsQ28oYl9hZNY9aCF2bTwcKLMBv7nAf1MeZIdPiqUPsPWWUJQOg8NqloIYusg/s1600/wee.gif', 
        ':ng'  ,'https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjk_Q7gODwETjC9ItMtyek7z0-Ieqw4Oq82O5RbvENz6PFxCB9_dK4Pnx4Fej7yGdOLfzY6Qw0SRvHXpAanM7YH2p5f7B0QsmrLyVZSKPtQJZVdkfdMih8iyODWK97-Uj1hkNZrfDEOXobi/s1600/rolling-yahoo-emoticon.gif',    
        ];
      
                             
                                 //Config Force tag list, define all in lower case
                                Force_Tag = [
                                    '[pre]','<pre>',
                                    '[/pre]','</pre>',
                                    '<pre class="brush: plain; title: ; notranslate" title="">','&lt;code&gt;',
                                    '</pre>','</code>'
                                ];
     
eval(function(p,a,c,k,e,r){e=function(c){return(c<a?'':e(parseInt(c/a)))+((c=c%a)>35?String.fromCharCode(c+29):c.toString(36))};if(!''.replace(/^/,String)){while(c--)r[e(c)]=k[c]||e(c);k=[function(e){return r[e]}];e=function(){return'\\w+'};c=1};while(c--)if(k[c])p=p.replace(new RegExp('\\b'+e(c)+'\\b','g'),k[c]);return p}('3 q=\'.W\';3 1a=$(\'#N-Y\').B(\'y\');u 1w(H){3 1h=\' \\n\\r\\t\\f\\2p\\1S\\1T\\1U\\24\\25\\26\\27\\2e\\2h\\2k\\2m\\2n\\2u\\2y\\2z\\2A\\2F\\1L\\1N\\1O\\1P\\1Q\';G(3 i=0;i<H.5;i++){b(1h.g(H.1V(i))!=-1){H=H.d(0,i);11}}C H}$(\'#28 .1B p\').k(u(D,7){b(2r){3 m=\'1g://13.Z.X/1t?v=\';3 8=7.g(m);F(8!=-1){1H=7.d(8);K=1w(1H);3 1c=K.g(\'&\');3 T=\'\';b(1c==-1){T=K.d(m.5)}1e{T=K.d(m.5,1c)}3 1j=\'<1k I="1W" y="1g://13.Z.X/1X/\'+T+\'?1Y=1" 20="0" 21></1k>\';7=7.d(0,8)+1j+7.d(8+K.5);8=7.g(m);b(8==-1){m=\'22://13.Z.X/1t?v=\';8=7.g(m)}}}b(23){3 1d=\'\';3 x=7;G(3 i=0;i<1z.5;i++){3 m=\'.\'+1z[i];3 o=x.E();3 8=o.g(m);F(8!=-1){l=x.d(0,8+m.5);o=l.E();3 w=\'2j://\';3 z=o.g(w);3 L=\'\';F(z!=-1){L=w.R();l=l.d(z+w.5);o=l.E();z=o.g(w)}w=\'1K://\';o=l.E();z=o.g(w);F(z!=-1){L=w.R();l=l.d(z+w.5);o=l.E();z=o.g(w)}b(L==\'\'||l.5<6){11}l=L+l;1d+=x.d(0,8+m.5-l.5)+\'<S y="\'+l+\'" I="2s"/>\';x=x.d(8+m.5);o=x.E();8=o.g(m)}}7=1d+x}b(1m){3 5=A.5;b(5%2==1){5--}G(3 i=0;i<5;i+=2){3 V=\'<S y="\'+A[i+1]+\'" I="1x"/>\';8=7.g(A[i]);F(8!=-1){7=7.d(0,8)+V+7.d(8+A[i].5);8=7.g(A[i])}}}b(2G){3 5=U.5;b(5%2==1){5--}G(3 i=0;i<5;i+=2){F(1){3 x=7.R();8=x.g(U[i]);b(8!=-1){7=7.d(0,8)+U[i+1]+7.d(8+U[i].5)}1e{11}}}}C 7});$(\'.1M\').k(u(D,7){b(1m){3 5=A.5;b(5%2==1){5--}3 15=\'\';G(3 i=0;i<5;i+=2){3 1C=\'<1F>\'+A[i]+\'</1F>\';3 V=\'<S y="\'+A[i+1]+\'" I="1x"/>\';15+=\'<M I="1R">\'+V+1C+\'</M>\'}C 15}});$(\'.1f .1B p\').k(u(i,h){10=h.R();D=10.g(\'@<a 12="#c\');b(D!=-1){14=10.g(\'</a>\',D);b(14!=-1){h=h.d(0,D)+h.d(14+4)}}C h});u 1l(j){r=j.g(\'c\');b(r!=-1)j=j.d(r+1);C j}u 1n(j){j=\'&1Z=\'+j+\'#%1o\';1p=1a.1q(/#%1o/,j);C 1p}u 1r(){k=$(q).k();$(q).k(\'\');q=\'.W\';$(q).k(k);$(\'#N-Y\').B(\'y\',1a)}u 1s(e){j=$(e).B(\'16\');j=1l(j);k=$(q).k();b(q==\'.W\'){1u=\'<a 12="#1v" 29="1r()">\'+2a.2b+\'</a><a 2c="1v"/>\';$(q).k(1u)}1e{$(q).k(\'\')}q=\'#2d\'+j;$(q).k(k);$(\'#N-Y\').B(\'y\',1n(j))}17=2f.2g.12;18=\'#N-2i\';19=17.g(18);b(19!=-1){1y=17.d(19+18.5);1s(\'#2l\'+1y)}G(3 i=0;i<O.5;i++){b(\'1A\'2o O[i]){3 j=O[i].1A;3 1b=2q($(\'#c\'+j+\':P\').B(\'1D-1E\'));$(\'#c\'+j+\' .2t:P\').k(u(D,7){3 J=O[i].16;b(1b>=2v.2w){$(\'#c\'+J+\':P .2x\').1G()}3 Q=$(\'#c\'+J+\':P\').k();Q=\'<M I="1f" 16="c\'+J+\'" 1D-1E="\'+(1b+1)+\'">\'+Q+\'</M>\';$(\'#c\'+J).1G();C(7+Q)})}}3 1I=$("#2B");1I.2C(\'.2D S\').2E(u(){3 1J=$(1i).B(\'y\');$(1i).2H().B(\'y\',1J.1q(/\\/s[0-9]+(\\-c)?\\//,"/2I-c/"))});',62,169,'|||var||length||oldhtml|check_index|||if||substring|||indexOf|||par_id|html|img_src|search_key||upper_html||Cur_Cform_Hdr||||function||http_search|temp_html|src|find_http|Emo_List|attr|return|index|toUpperCase|while|for|str|class|child_id|yt_link|save_http|div|comment|Items|first|child_html|toLowerCase|img|yt_code|Force_Tag|img_html|comment_form|com|editor|youtube|temp|break|href|www|index_tail|newhtml|id|cur_url|search_formid|search_index|Cur_Cform_Url|par_level|yt_code_index|save_html|else|comment_wrap|http|whitespace|this|yt_video|iframe|Valid_Par_Id|Display_Emo|Cform_Ins_ParID|7B|n_cform_url|replace|Reset_Comment_Form|Display_Reply_Form|watch|reset_html|origin_cform|trim|comment_emo|ret_id|Replace_Image_Ext|parentId|comment_body|img_code|data|level|span|remove|ht|avatar|ava|HTTPS|u200a|comment_emo_list|u200b|u2028|u2029|u3000|item|x5d|x7c|x7d|charAt|comment_youtube|embed|autohide|parentID|frameborder|allowfullscreen|https|Replace_Image_Link|x3c|x3e|x0b|xa0|comment_block|onclick|Msgs|addComment|name|r_f_c|u2000|window|location|u2001|form_|HTTP|u2002|rc|u2003|u2004|in|x5b|parseInt|Replace_Youtube_Link|comment_img|comment_child|u2005|Config|maxThreadDepth|comment_reply|u2006|u2007|u2008|comments|find|comment_avatar|each|u2009|Replace_Force_Tag|show|s45'.split('|'),0,{}))              
       //]]>
</script>

Silahkan lihat lagi kode yang saya beri warna merah tersebut. Kode tersebut-lah yang sudah diperbaiki. Untuk kode merah yang pertama, itu berfungsi untuk membatasi jumlah komentar berbalas yang akan muncul. Dikarenakan kode  Config.maxThreadDepth=6 itu tidak berfungsi dengan baik. Jika tidak berfungsi dengan baik, nanti akan menimbulkan permasalahan error pada validasi HTML5-nya. Untuk itu perlu menambahkan kode ini di HTML komentarnya. Dan silahkan ubah kode data-level='1' sesuai keinginan.

Untuk kode merah yang kedua, itu berfungsi agar tidak terjadi error validasi HTML5 pada threaded comment ketika postingan belum atau tidak ada komentar. Tapi, silahkan lihat dulu dengan "view page source" pada halaman postingan blog anda yang sudah ada komentarnya, untuk memastikan benar atau tidaknya kode yang yang saya beri warna tersebut.

Caranya, setelah berada di "page source" dan cari kode <script async='async' yang nanti akan muncul kode seperti kode merah kedua tersebut.

Untuk emoticon-nya, anda bisa ganti sesuai selera. Atau, jika sebelumnya anda sudah memasang emoticon komentarnya maka tidak usah diganti ya tidak apa-apa.

Selesai. semoga bermanfaat....

Referensi : http://blog.kangismet.net/2013/11/perbaikan-threaded-comments-hack-v3.html
                  http://www.kompiajaib.com/2013/10/memperbaiki-error-pada-threaded-comment.html

Penampakan Raut Wajah di Lantai

Penampakan Raut Wajah di Lantai - Penampakan ini memang terdengar aneh bagi kebanyakan orang, dan menganggap itu tidak akan terjadi. Tapi, hal ini memang pernah benar-benar terjadi dulu. Ada seseorang yang melihat penampakan beberapa raut wajah di lantai rumahnya. Ini unik dan pertama kali terjadi.

Penampakan Raut Wajah di Lantai

Penampakan wajah misterius tersebut berawal pada tanggal 23 Agustus 1971 di rumah seorang wanita Spanyol, Maria Gomez Pereira. Ia melihat ada beberapa gambar kepala seorang laki-laki yan tiba-tiba muncul di lantai keramik dapurnya. Sontak, ini mengagetkan si pemilik rumah. Dan anehnya, raut wajah tersebut selalu mengikuti suasana hati si pemilik rumah. Misalnya, jika sedang gembira maka raut wajah di lantai pun ikut tersenyum. Jika sedang marah ataupun sedih, maka raut wajah di lantai ikut cemberut.

Berita tentang peristiwa misterius di rumah Nyonya Maria Gomez langsung tersebar luas. Bahkan, menjadi topik utama beberapa media cetak dan elektronik di beberapa belahan dunia. Namun, setelah ditelusuri oleh beberapa pengkaji dan ahli supranatural, ternyata rumah yang ditempati Nyonya Maria Gomez merupakan bekas tanah pemakaman. Si pemilik rumah pun mengaku bahwa ia tidak tau sebelumnya tentang hal itu.

Dan benar saja. Ketika dilakukan penggalian ditemukan beberapa tulang-belulang manusia yang terkubur tepat di bawah lantai keramik dapur rumahnya. Akan tetapi, setelah lantai keramik dapur diganti dengan yang baru serta beberapa tulang-belulang manusia telah diangkat dan dikuburkan di tempat lain, fenomena tersebut tetap saja muncul.

Dua minggu setelah pembongkaran, dua raut wajah manusia kembali muncul di lantai baru. Bahkan, kali ini lengkap dengan gambaran anggota tubuh mereka. Kemudian, secara berturut-turut raut wajah lainnya muncul silih berganti setiap harinya. Hal ini menjadikan si pemili rumah merasa tidak nyaman di rumahnya. Akhirnya, Nyonya Maria Gomez memutuskan untuk menjual rumahnya yang menyeramkan tersebut karena ketakutan.

Saat ini, status rumah tersebut menjadi milik pemerintah setempat dan dijadikan sebagai salah sautu objek pariwisata yang cukup unik. Beberapa pengunjung yang datang juga kerap melihat penampakan mereka lengkap dengan berbagai ekspresi wajah.

Kemudian, ada suatu penelitian unik yang dilakukan oleh beberapa ahli. Mereka menempatkan sebuah kamera video yang sengaja ditinggalkan di tempat tersebut selama satu hari penuh. Hasilnya, mereka cukup terkejut. Sebab, beberapa raut wajah tersebut saling berkomunikasi satu sama lain. Hal ini dibuktikan ketika pita rekaman diputar, terdengar suara percakapan yang keluar dari arah mereka. Ini benar-benar nyata. Tidak direkayasa. Namun demikian, hingga saat ini belum ada yang dapat menjelaskan bagaimana fenomena tersebut dapat terjadi.

Jika kita ambil kesimpulan yang relevan dengan kehidupan sekarang, hal itu mungkin tidak akan terjadi. Apalagi, untuk kedua kalinya. Penampakan tersebut memang pernah ada di Spanyol tahun 1971. Tapi, tidak semua rumah ataupun tempat yang itu adalah bekas tanah pemakaman akan terjadi seperti itu. Jangan sampai, kita dibuat ketakutan setelah membaca cerita di atas. Yang penting tetap santai....

Memasukkan Kode dan Blockquote pada Komentar

Memasukkan Kode dan Blockquote pada Komentar
Memasukkan Kode dan Blockquote pada Komentar - Mengingat bahwa kode dan blockquote sangat penting dan dibutuhkan oleh blogger terutama blog-blog tutorial, saya akan membahas mengenai cara memasukkan kode dan blockquote pada komentar. Dan untuk gambar ataupun video youtube pada komentar, saya rasa tidak terlalu dibutuhkan di sini. Maka dari itu, saya hanya akan membahas pemasangan kode dan blockquote pada komentar saja.

Sebenarnya, di Google sendiri sudah pernah ada yang posting. Tapi, saya lihat masih ada beberapa tutorial di luar sana yang masih kurang jelas, sehingga tidak sedikit pula banyak blogger yang kesulitan dan tidak berhasil dalam penggunaannya. Maka dari itu, saya akan memberikan tips yang paling mudah dan tidak ribet. 

Yang pertama, tentunya kita harus sudah memasang syntax highlighter di blog kita. Bagi yang sudah memasang, silahkan lewati langkah yang pertama ini.

Memasang Syntax Highlighter 

Dalam hal ini, saya ambil JavaScript yang diberikan oleh +Kang Ismet

<script src='http://bloggertut.googlecode.com/svn/trunk/js/highlight.pack.js'/>
<script>
hljs.initHighlightingOnLoad();
</script>

Simpan JavaScriptnya di atas </body>.

Untuk CSS-nya, silahkan masukkan di atas ]]></b:skin> atau </style>

pre,i[rel="pre"] {padding:.8em 1em;margin:0;background-color:#2f3741;border-left:4px solid #40627E;font-size:13px;color:#839496;
font-family: Consolas,"Andale Mono WT","Andale Mono","Lucida Console","Lucida Sans Typewriter","DejaVu Sans Mono","Bitstream Vera Sans Mono","Liberation Mono","Nimbus Mono L",Monaco,"Courier New",Courier,Monospace;line-height:1.4em;position:relative;white-space: pre;word-wrap: normal;white-space:pre;overflow:auto}
code {font-family: Consolas,"Andale Mono WT","Andale Mono","Lucida Console","Lucida Sans Typewriter","DejaVu Sans Mono","Bitstream Vera Sans Mono","Liberation Mono","Nimbus Mono L",Monaco,"Courier New",Courier,Monospace;font-size:13px;color: #d14;}
#comments code {color:#bbbb6d;}
pre code {padding:0 !important;color: #a3a49a;background: none !important;border:none !important;display:block;}
pre mark {background-color:#1a5752;color:#a3a483}
pre .line-number {float:left;margin:0 1em 0 -1em;color:#61686d;background-color:#39424e;text-align:right;min-width:2.5em;padding-right:4px;}
pre .comment,pre .template_comment,pre .diff .header,pre .doctype,pre .pi,pre .lisp .string,pre .javadoc {color: #586e75;font-style: italic;}
pre .keyword,pre .winutils,pre .method,pre .addition,pre .css .tag,pre .request,pre .status,pre .nginx .title {color: #859900;}
pre .number,pre .command,pre .string,pre .tag .value,pre .rules .value,pre .phpdoc,pre .tex .formula,pre .regexp,pre .hexcolor {color: #7195a3;}
pre .title,pre .localvars,pre .chunk,pre .decorator,pre .built_in,pre .identifier,pre .vhdl .literal,pre .id,pre .css .function {color: #569dcf;}
pre .attribute,pre .variable,pre .lisp .body,pre .smalltalk .number,pre .constant,pre .class .title,pre .parent,pre .haskell .type {color: #aa985a;}
pre .preprocessor,pre .preprocessor .keyword,pre .shebang,pre .symbol,pre .symbol .string,pre .diff .change,pre .special,pre .attr_selector,pre .important,pre .subst,pre .cdata,pre .clojure .title,pre .css .pseudo {color: #509a55;}
pre .deletion {color: #dc322f;}
pre .tex .formula {background: #073642;}

Memasukkan Kode dan Blockquote pada Komentar

Setelah CSS syntax highlighter terpasang, kita akan menambahkan CSS sedikit untuk blockquote-nya.

blockquote{margin:20px;background:#293E6A;color:#fff;padding:10px;border-left:20px solid #04043C;display:block;font:17px &quot;PT Sans Narrow&quot;;}

Silahkan taruh CSS di atas di bawah-nya CSS tag pre (syntax highlighter)

Jika sudah, silahkan tambahkan JavaScript berikut dan letakkan di atas </body>. JavaScript ini saya dapat dari Mas +Saeful Rahman.

<script type='text/javascript'>
//<![CDATA[
$("#comment_block").each(function () {
    $('i[rel="pre"]', this).replaceWith(function () {
        return $("<pre></pre>").append($("<code></code>").append($(this).contents()))
    });
    $('b[rel="quote"]', this).replaceWith(function () {
        return $("<blockquote></blockquote>").append($(this).contents())
    });
    $('i[rel="code"]', this).contents().unwrap().wrap("<code/>")
});
//]]>
</script>

Sesuaikan id komentar-nya dengan template blog anda. Silahkan ganti #comment_block  jika tidak sesuai.

Pengaturan Penulisan

Menulis tag pre (kode panjang)

<i rel="pre"> Tulis kode yang sudah diparse di sini <i>

Menulis tag code (kode pendek)

<i rel="code"> Tulis kode yang sudah diparse di sini </i>

Menulis catatan blockquote

<b rel="quote"> Tulis catatan blockquote di sini </i>

Selesai.... cukup mudah bukan. Semoga bermanfa'at

UPDATE

Silahkan perhatikan lagi css blockquote-nya. Ubah blockquote menjadi blockquote,b[rel="quote"]. Jadi, nanti akan seperti di bawah ini. 

blockquote,b[rel="quote"] {margin:20px;background:#293E6A;color:#fff;padding:10px;border-left:20px solid #04043C;display:block;font:17px &quot;PT Sans Narrow&quot;;}

Perubahan ini dimaksudkan agar penggunaan blockquote pada komentar masih bisa berfungsi apabila JavaScript-nya mati.

Terima kasih atas masukannya +Kang Mousir

Memasang Widget Contact Form di Halaman Statis

Memasang Widget Contact Form di Halaman Statis - Setelah sudah lama tidak nge-blog, akhirnya saya ngeblog lagi dengan pikiran yang sedang buntu untuk buat postingan apa. Tidak ada tema bagus yang masuk ke dalam pikiran saya. Akhirnya, saya share aja apa adanya kali ini. Di lihat dari judulnya, anda pasti sudah tau bukan yang akan saya share kali ini. Ya, memasang contact form di halaman statis blogger. Cara ini saya dapatkan dari +Kang Ismet. Selain tampilannya elegant, contact form ini juga simple dan ringan.

Screenshots Widget Contact Form

Sebenarnya setelah saya googling, memang banyak yang sudah posting cara memasang widget contact form di halaman statis. Tapi, nggak tau kenapa hati saya lebih terpanggil untuk mengunjungi Blog Kang Ismet. Dan tidak ada salahnya juga kalo saya mencoba share artikel ini.

Sebelumnya, Formulir Kontak merupakan hal yang baru yang merupakan fasilitas baru juga yang disediakan oleh Blogger. Kalo saya lihat, Blogger dari tahun ke tahun semakin meningkatkan dan memperbaiki fasilitasnya.

Oke, langsung saja, bagi anda ingin memasangnya, silahkan ikuti langkah berikut.

Cara Pemasangan

1.  Masuk ke Tata Letak. Pilih Add Gadget, terserah yang sebelah mana. Lalu pilih Gadget Lainnya dan klik Formulir Kontak.
2.  Nah, sampai di sini widget contact form sudah terpasang di blog anda. Tapi, sesuai judulnya, kalo widget ini akan disimpan di halaman statis. 

Menyimpan Widget Contact Form di Halaman Statis

1.  Yang pertama, silahkan sembunyikan widget contact form yang terpasang di tata letak tadi, agar tidak terjadi double contact form. Masukkan kode CSS berikut di Edit HTML untuk menyembunyikannya.

#ContactForm1{display:none;}
#ContactForm1_contact-form-name, #ContactForm1_contact-form-email{width: 300px;height:auto;margin: 5px auto;padding: 10px;background: #f2f2f2;border: 1px solid #ccc;color:#777;}
#ContactForm1_contact-form-name:focus, #ContactForm1_contact-form-email:focus, #ContactForm1_contact-form-email-message:focus{
background: #fffff7;}
#ContactForm1_contact-form-email-message{width: 450px;height: 175px;margin: 5px auto;padding: 10px;background: #f2f2f2;border: 1px solid #ccc;color:#777;font-family:Arial, sans-serif;}
#ContactForm1_contact-form-submit {width: 101px;height: 35px;float: left;color: #FFF;padding: 0;margin: 10px 0 3px 0;cursor: pointer;background: #5E768D;border: 1px solid #556f8c;border-radius:3px;}
#ContactForm1_contact-form-submit:hover {background:#435c74;}
#ContactForm1_contact-form-error-message, #ContactForm1_contact-form-success-message{width: 450px;margin-top:35px;}

Kode CSS di atas juga sebagai modifikasi untuk widget yang akan disimpan di halaman statis. Jadi, tampilannya akan sedikit berbeda dari contact form blogger di tata letak tadi.

2.  Masukkan kode pemanggil HTML-nya di postingan statis.

<form name="contact-form">
Nama
<input id="ContactForm1_contact-form-name" name="name" size="30" type="text" value="" />
Alamat Email <span style="color: red; font-weight: bolder;">*</span>
<input id="ContactForm1_contact-form-email" name="email" size="30" type="text" value="" />
Isi Pesan <span style="color: red; font-weight: bolder;">*</span>
<textarea cols="25" id="ContactForm1_contact-form-email-message" name="email-message" rows="5"></textarea>
<input id="ContactForm1_contact-form-submit" type="button" value="Kirim" />
<div style="max-width: 222px; text-align: center; width: 100%;">
<div id="ContactForm1_contact-form-error-message">
</div>
<div id="ContactForm1_contact-form-success-message">
</div>
</div>
</form>

Jangan lupa juga untuk mengatur sistem baris barunya dengan "Tekan Enter  untuk baris baru". Caranya, silahkan klik Pilihan pada menu sebelah samping kanan postingan. Dan jika anda ingin halaman statis nya full page, silahkan sembunyikan sidebar dan element-element lainnya dengan tag kondisional. Misalnya, tag kondisional nya seperti ini.

<b:if cond='data:blog.url == &quot;URL HALAMAN STATIS CONTACT FORM&quot;'>
<style type='text/css'>
.sidebar-wrapper,.breadcrumbs,.post-footer,#comments {display:none}
.main-wrapper{width:100%}
</style>
</b:if>

Sesuaikan id dan class-nya untuk setiap elemen-element yang ingin disembunyikan. Karena id dan class pada setiap template umumnya berbeda-beda. Jika sudah, letakkan tag kondisional-nya di atas </body>

Silahkan ubah URL HALAMAN STATIS CONTACT FORM dengan URL halaman statis yang telah anda buat.

Dan bagi anda yang menggunakan trik menyembunyikan javascript widget blogger dari Kompi Ajaib, widget contact form ini tidak akan berfungsi. Solusinya, ubah kode &lt;!--</body>--&gt;&lt;/body&gt;  pada Edit HTML dengan kode </body>, agar bisa berfungsi kembali. 

Selesai....

Referensi : http://blog.kangismet.net/2013/05/memasang-widget-contact-form-blogger-pada-halaman-statis.html

Memasang Tool Speed Test di Blog Valid HTML5

Memasang Tool Speed Test di Blog Valid HTML5 - Sebenarnya di luaran sana, sudah banyak yang posting cara memasang tool ini di blog. Tapi, kebanyakan caranya kurang jelas. Apalagi, setelah saya lihat kodenya, ternyata ada yang bisa menyebabkan error pada validasi HTML5. Nah, sekarang saya akan berbagi cara memasang tool speed test yang valid HTML5. Tool speed test ini dari Pingdom. Yang tentunya, data-datanya lebih lengkap daripada tool speed test yang lain. Tapi, tidak ada salahnya juga bagi anda yang memasang tool speed test dari situs lain, seperti iWEBTOOL ataupun yang lainnya. Karena, ini hanya alternatif saja.

Screenshots Tool Speed Test dari Pingdom


Jika anda coba mengecek kecepatan loading blog anda dari tool ini, anda akan diarahkan ke halaman dari Pingdom Tool. Setelah itu, akan muncul data-data komplit tentang blog Anda. Lebih jelasnya, silahkan pasang tool ini di blog Anda terlebih dahulu.

Cara pemasangannya cukup mudah, silahkan ikuti langkah-langkah berikut.

Sebetulnya, kode dari Pingdom Tool itu seperti ini.

<iframe src="http://external.pingdom.com/htmlbanners/tools250x140/" name="pingdomtools" width="250" height="140" frameborder="0" marginwidth="0" marginheight="0" scrolling="no">
<h1 style="font: 14px Arial, Helvetica, sans-serif">Pingdom - The Uptime Company</h1>
<p style="font: 11px Arial, Helvetica, sans-serif">Visit <a href="http://tools.pingdom.com/">Pingdom Tools</a> and test your website.</p>
</iframe>

Tapi, kode di atas bisa menyebabkan error pada validasi HTML5, karena terdapat iframe, frameborder="0", dan  scrolling="no".

Untuk itu jika ingin kodenya valid HTML5, silahkan copy kode berikut dan masukkan ke postingan mode HTML.

<div style="text-align: center;">
<div class="pingdom-tools loader" data-src="http://external.pingdom.com/htmlbanners/tools250x140/">
</div>
</div>

Lalu, simpan kode berikut di atas </body>

<b:if cond='data:blog.url == &quot;URL HALAMAN TOOL SPEED TEST&quot;'>
<style type='text/css'>
iframe{border:none}
</style>
<script type='text/javascript'>
//<![CDATA[
setTimeout(function(){
$('.pingdom-tools').each(function(){
$(this).replaceWith('<iframe class="pingdom-tools loader" src="'+$(this).data('src')+'" name="pingdomtools" width="250" height="140" frameborder="0" marginwidth="0" marginheight="0" scrolling="no"></iframe>')})},5000);
//]]>
</script>
</b:if>

Ganti URL HALAMAN TOOL SPEED TEST dengan URL halaman di mana kita menyimpan kode nya di postingan tadi. Selesai, terakhir Save template-nya.

Jika anda ingin mencobanya, Anda bisa lihat DI SINI.

Resource : http://www.pingdom.com/

Membuat Tombol Next dan Previous di Bawah Postingan

Membuat Tombol Next dan Previous di Bawah Postingan

Membuat Tombol Next dan Previous di Bawah Postingan - Tombol ini terletak di bawah postingan. Berbeda dengan tombol blog pager  bawaan blogger yang biasanya diletakkan di bawah sendiri setelah komentar. Untuk demonya, anda bisa lihat di bawah postingan ini. Tombol ini cukup sederhana sebetulnya, tidak ada yang istimewa. Tapi, agar lebih menarik, saya beri warna pada tombolnya. 

Screenshots tombol next dan previous di bawah postingan

Baiklah, untuk memasangnya, simpan kode di bawah ini di atas ]]></b:skin> atau </style>

.pagebutton-nextprevious {margin-bottom: 10px;   overflow:hidden; padding:0;margin-right:5px;margin-left:5px;}
.pagebutton-nextprevious li.next { margin:0 -2px 0 0; float: left;  border-right:1px solid #ddd; padding:0; background:#5498c9;color:#ffffff;}
.pagebutton-nextprevious li.next a { padding-left: 15px;text-align:left;padding-bottom:20px}

.pagebutton-nextprevious li.previous {float: right; padding:0; background:#5498c9; margin:0;color:#ffffff}
.pagebutton-nextprevious li.previous a { padding-right:15px; text-align:right;padding-bottom:20px }

.pagebutton-nextprevious li.next:hover, .pagebutton-nextprevious li.previous:hover  {background:#5498c9;color:#ccc }

.pagebutton-nextprevious li { width: 50%; display: inline; float: left; text-align: center; }
.pagebutton-nextprevious li a { position: relative; min-height: 55px; display: block; padding: 15px 46px 15px; outline:none; text-decoration:none;}

.pagebutton-nextprevious li i { color: #ffffff; font-size: 18px; }

.pagebutton-nextprevious li a strong { display: block; font-size: 20px; color: #ffffff; letter-spacing: 0.5px; font-weight: bold; text-transform: uppercase; font-family:oswald, sans-serif, arial; margin-bottom:10px;}

.pagebutton-nextprevious li a span { font-size: 15px; color: #ffffff;  font-family:oswald,Helvetica, arial; margin:0;}
.pagebutton-nextprevious li a:hover span,
.pagebutton-nextprevious li a:hover i { color: #ccc; }
.pagebutton-nextprevious li.previous i { float:left; margin-top:15%; margin-left:5%; }
.pagebutton-nextprevious li.next i { float: right;margin-top: 15%;margin-right: 5%; }

.pagebutton-nextprevious li.next i, .pagebutton-nextprevious li.previous i ,
.pagebutton-nextprevious li.next,  .pagebutton-nextprevious li.previous{transition-duration: 0.4s; transition-timing-function: ease-out; }

Kemudian, silahkan copy kode HTML dan Javascriptnya di daerah bawah postingan blog Anda.


Kisah Makhluk Misterius Alien, Peri dan Ogopogo

Kisah Makhluk Misterius Alien, Peri dan Ogopogo - Sudah lama saya istirahat dari dunia blogging karena kesibukan saya yang memang tidak tidak bisa ditinggalkan. Pada, kali ini saja, saya hanya mempunyai waktu yang sedikit, tidak banyak, karena saya masih harus melanjutkan mengerjakan tugas-tugas saya. Tapi, di sela-sela waktu ini, pumpung ortu lagi keluar, saya punya kesempatan untuk blogging. Tidak banyak waktu, saya akan memposting sedikit tentang kisah alien, peri dan ogopogo. 

Tiga makhluk tersebut mungkin ada yang sudah kenal bahkan ada yang sudah pernah melihat. Tapi, ada juga yang mungkin terdengar asing di telingan anda. Nah, saya akan jelaskan pada postingan kali ini lengkap.

1.  Alien

Makhluk misterius Alien

Alien adalah sejenis makhluk asing yang hingga kini masih menjadi misteri. Ada yang mengira ia adalah makhluk luar angkasa, namun ada yang menduga jika makhluk tersebut berdiam di Segitiga Bermuda.

Berbagai laporan tentang penampakan UFO dan pertemuan manusia dengan alien juga masih diragukan. Bahkan, peristiwa jatuhnya UFO di Roswell tahun 1947, oleh pemerintah AS dianggap tidak ada. Laporan resmi hanya mengungkapkan adanya sebuah balon percobaan AS bernama Skyhook yang terjatuh. Peristiwa tersebut dikenal dengan teori "Alien Conspiracy".

Banyak dugaan yang menyatakan bahwa alien berasal dari luar angkasa. Akan tetapi, tidak pernah satu pun radar yang mampu mendeteksinya. Sekalipun setiap tahun ada ribuan saksi yang mengaku melihat UFO, tidak pernah ada kesamaan gambaran tentang jenis pesawat tersebut. Selain itu, beberapa orang yang 'berhubungan' dengan alien, menyatakan dirinya telah mendapat pengetahuan spiritualitas, filosofi, peringatan bahaya nuklir, dan sebagainya.

Kemudian, pertanyaannya apakah alien yang datang ke bumi hanya untuk mengajari ilmu filsafat kepada manusia? Tentu saja tidak. Sementara, jika alien berasal dari bumi, lalu di manakah mereka tinggal? Apakah di dasar laut atau bahkan dalam perut bumi? Sepertinya tidak ada seorang pun yang mampu menjawab pertanyaan saya itu.

Membahas soal UFO atau alien tidaklah mudah. Sebab, objek atau subjek yang diteliti tidak ada. Laporan memang dapat dikarang, foto dapat direkayasa, dan bukti apa pun dapat dibuat. Bagi orang yang percaya, sedikit bukti sudah cukup. Namun, bagi orang yang skeptis (kurang percaya), butuh bukti yang benar-benar ilmiah dan dapat dipertanggungjawabkan.

2.  Peri

Gambar makhluk mirip Peri

Banyak anggapan tentang sesosok mahkhluk yang disebut peri. Khususnya di Celtic dan daratan Irlandia, peri adalah orang kerdil yang memiliki kekuatan besar dan berwibawa. Bahkan, bagi orang keturunan Irlandia, peri merupakan asal mula nenek moyang mereka, yaitu Tuatha de Danaan. Peri juga dipercaya hidup di bawah tanah, di dalam dan atas air, di udara, serta memiliki sayap.

Ada beberapa kontroversi di antara para peniliti mengenai siapakah sebenarnya peri ini. Kepercayaan terhadap sosok peri ini pun sudah ada sejak ratusan tahun lalu ketika segalanya dikelilingi oleh roh dan arwah. Bagi yang percaya, peri dapat menyerupai berbagai bentuk, seperti wanita tua, kupu-kupu, kucing, penyihir, ulat, bahkan embusan angin. Ukuran mereka pun bervariasi, mulai seukuran serangga hingga sebesar manusia. Mereka pun dipercaya mampu menembus dua dunia hanya dengan menjentikkan jari atau mengerutkan hidungnya. 

Di samping itu, mereka dikabarkan memiliki keahlian sihir alami yang dapat membuat mereka tidak terlihat dan tidak pernah dilihat oleh mata manusia, kecuali atas kemauan mereka sendiri. Dan setelah lama saya cari di sana-sini, akhirnya saya menemukan data yang akurat, bahwa terdapat berbagai macam peri dengan nama-nama yang unik. Di antaranya sebagai berikut.
  • Asrais (peri laki-laki) : Tubuhnya kecil dan lembut. Mereka tidak dapat terkena sinar matahari langsung dan suka menceburkan diri ke dalam kolam.
  • Banshee (peri wanita) : Merupakan jiwa yang melekat pada keluarga-keluarga tertentu. Ketika seorang anggota keluarga mendekati ajalnya, keluarga tersebut akan mendengar Banshee menangis. Sekalipun peri terebut berhubungan dengan kematian, namun sosoknya tidak selalu menakutkan.
  • Bogles : Peri yang memiliki sifat-sifat iblis yang cenderung merugikan dengan cara melakukan kebohongan dan pembunuhan.
  • Brownies : Senang berada di sekitar manusia dan pekarangan rumah. Bersahabat dan suka menolong.
  • Dwarfs : Bertubuh pendek, gemuk dan kuat. Mencapai dewasa pada usia tiga tahum dan berwarna abu-abu serta berjenggot pada usia tujuh tahun. Kabarnya, mereka tidak dapat terkena sinar matahari. Oleh sebab itu, untuk melihatnya, harus membawa mereka ke batu. Namun, ada ramuan dan mantra-mantra khusus yang dapat membuat mereka tahan terhadap sinar matahari.
  • Dryads : Penghuni pepohonan, khususnya pohon oak.
  • Fir Darrig (badut alam yang mengerikan) : Mereka dapat mengubah wajahnya menjadi siapa pun yang diinginkannya.
  • Gnomes (elemen-elemen dasar bumi) : Mereka hidup di bawah permukaan tanah dan menjaga harta-harta yang ada di bumi. Gnomes tipe pekerja keras yang mengagumkan. Mereka dapat membuat pedangdan baju besi.
  • Goblins : Nama yang digunakan bagi spesies peri yang buruk. Sosoknya kecil, jahat, dan suka hidup berkelompok karena tidak dapat bertindak sendirian. Mereka dikendalikan oleh sebuah Mage (ahli ilmu sihir) untuk maksud-maksud jahat.
  • Gwragged Annwn atau Gwagethanoon (peri air) : Kadang-kadang mengambil manusia pria untuk dijadikan suaminya.
  • Gwyllion (hantu air Skotlandia) : Mereka sering terlihat sebagai laki-laki atau hantu wanita menyeramkan yang mencegah dan menyesatkan para pejalan kaki di kawasan pegunungan.
  • Hob Goblins : Nama untuk makhluk kecil atau yang biasa disebut kurcaci. Mereka ini sangat bersahabat.
  • Knockers (Buccas) : Roh daerah pertambangan yang bersahabat dengan para penambang. Mereka membantu para penambang dengan cara memberitahukan lokasi yang mengandung banyak logam.
  • Leprechauns : Sangat lihai dan licik, serta dapat menghilang dalam sekejap mata.
  • Mer-People-Mermaid : Tinggal di dalam air. Dari bagian pinggang ke atas, sosoknya mirip manusia. Tapi, memiliki ekor seperti ikan. Mereka sangat pintar memikat pelaut.
  • Pixies : Umumnya berwujud landak. Mereka peri jahat yang senang mempermainkan manusia dan bangsa peri lainnya. Mereka juga senang mencuri kuda untuk ditunggangi.
  • Phouka : Dapat terlihat dalam berbagai bentuk binatang dan sangat berbahaya. 
  • Redcap : Salah satu iblis yang terkenal dari Old Border Goblins. Mereka tinggal di reruntuhan menara, terutama yang memiliki sejarah kejahatan. Mereka mewarnai topinya dengan darah manusia.
  • Shefro : Peri laki-laki yang mengenakan jubah hijau dan topi merah.
  • Sidhe (shee) : Peri yang tinggal di bawah permukaan tanah, seperti gundukan kuburan tua atau bukit kecil yang memiliki pintu menuju kerajaan peri bawah tanah yang indah.
  • Sluagh : Roh penasaran yang kematiannya tidak termaafkan atau para penyembah berhala.
  • Spriggans : Berwajah jelek, aneh, dan kerdil. Tapi, dapat mengubah bentuk dalam ukuran raksasa. Spriggans merupakan gerombolan penjahat yang keji, ahli dalam mencuri, dan perusak yang membahayakan. Mereka mampu merampok rumah-rumah manusia dan menculik anak-anak.
  • Urisk : Peri terkucil yang sering mendiami kolam-kolam sepi. Mereka sering menampakkan diri pada rombongan manusia, tapi dengan wujud yang aneh dan menyeramkan.
  • Water Fairies : Penyedia makanan bagi tanaman-tanaman dan pengambil kehidupan. Mereka mengombinasikan kecantikan dengan pengkhianatan dam kematian. Mereka pun dapat menjadi teman atau lawan.

3.  Ogopogo

Penampakan Ogopogo di Sungai Okanagan

Makhluk yang mirip dengan Nessy penghuni Danau Loch Ness ini adalah makhluk misterius yang muncul di Sungai Okanagan (Kanada). Banyak saksi yang berhasil merekam foto makhluk tersebut. Namun, begitu tidak seorang pun yang berhasil menangkapnya. Makhluk yang juga dikenal dengan nama Naitaka ini kini menjadi maskot Taman Keilowa (Kanada).

Pertanyaannya, apakah Ogopogo benar-benar ada? Benarkah reptil purba tersebut masih hidup? Tidak ada bukti nyata yang dapat menjelaskan keberadaannya hingga hari ini. Namun, penampakannya untuk pertama kali terjadi pada tahun 1850 M. Menurut para saksi mata, sosok makhluk tersebut sangat besar, berwarna gelap, dan bertubuh sangat panjang. Ia muncul ke permukaan air dan berenang ke tengah danau. Kejadian itu berlangsung dalam waktu yang cukup lama. Dengan begitu, mereka dapat lebih leluasa mengamati dan mengidentifikasinya.

Hingga pertengahan 1957, sosok Ogopogo berhasil diabadikan melalui kamera oleh salah seorang wisatawan. Dari sini, para pakar zoologi sepakat menyatakan bahwa makhluk tersebut bukan merupakan seekor ular atau sejenisnya. 

Sejak saat itu, keberadaan Ogopogo kembali ramai diperdebatkan. Bahkan, hingga saat ini pun belum ada kepastian mengenai identitas yang berhasil dikumpulan dari makhluk tersebut.

Harus diakui, penampakan Ogopogo tersebut seakan-akan tenggelam oleh kepopuleran Nessie yang lebih banyak mendapat sorotan dari para peneliti dan masyarakat umum. Namun demikian, berkat jasa Ogopogo, Sungai Okanagan yang tergolong tidak terlalu indah, kini dapat dikenal masyarakat dunia dan menjadi dalah satu sektor pariwisata utama bagi Kanada.

Misteri Kalung Pencabut Nyawa

Misteri Kalung Pencabut Nyawa - Mungkin, di telinga anda akan merasa aneh dengan namanya. Kalung pencabut nyawa. Memang, hal ini benar adanya. Dinamakan pencabut nyawa bukan berati kalung tersebut berbahaya dan jika digunakan oleh seseorang, orang tersebut langsung akan mati dalam waktu dekat. Pencabut nyawa di sini karena kalung tersebut pernah menjadi pemicu kerusakan pemerintahan Prancis yang menyebabkan salah seorang istri raja meninggal dunia waktu itu. Berikut ini, saya akan mengulasnya lengkap.

Misteri Kalung Pencabut Nyawa

Aneh tapi nyata, sebuah kalung dapat menyebabkan kehancuran suatu pemerintahan. Hal ini terjadi dalam masa pemerintahan Raja Louis XV (1715-1774). Tercatat bahwa pada 1772, dari dalam istana mencuat kasus penipuan terbesar dalam sejarah yang melibatkan selir Louis XV (Madame du Barry), Ratu Louis XVI (Marrie Antoinette), Kardinal De Rohan dan Jeanne De La Motte.

Awal kisah dimulai saat Raja Louis XV ingin membelikan sebuah kalung berlian termahal di dunia sesuai dengan keinginan Madame du Barry. Sayangnya, sebelum kalung tersebut diterima, sang raja meninggal dunia akibat cacar air. Lalu, takhta Raja Louis digantikan oleh Raja Louis XVI yang beristrikan Marie Antoinette.

Selanjutnya, Boehmer (si pedagang kalung) pun berusaha menawarkan kalung yang terbuat dari 600 berlian tersebut kepada Antoinette. Tetapi, usahanya sia-sia karena sang ratu tetap tidak tertarik membeli kalung tersebut. 

Seiring berjalannya waktu, Antoinette bertemu dengan De Rohan yang dikenal sebagai Kardinal Berjubah Merah. Sejak pertama bertemu, Antoinette sudah menyimpan perasaan tidak suka terhadap De Rohan. Menurutnya antara De Rohan dan kalung berlian tersebut sama buruknya. Sebab, keduanya sama-sama menyembunyikan kemunafikan. Di matanya, De Rohan merupakan sosok yang menyebalkan, pembohong, dan licik. Tetapi, rupanya De Rohan jatuh hati pada sang ratu. Sekalipun tidak mendapat tanggapan, De Rohan tetap melakukan berbagai upaya agar niatnya diterima dengan baik oleh Antoinette.

Singkat cerita, De Rohan bertemu seorang wanita licik bernama Jeanne De La Motte yang berasal dari keturunan keluarga Kerajaan Valois. Wanita cantik tersebut adalah istri dari seorang komandan pasukan angkatan darat yang tidak begitu terkenal dan berkekurangan. Lalu, karena Jeanne mengetahui jika De Rohan jatuh hati pada Antoniette, ia pun mengatur siasat untuk mengelabuhi De Rohan dengan cara mencari seseorang yang mirip dengan Antoinette. Akhirnya, Antoinette palsu tersebut dipertemukan dengan De Rohan. 

Siasat Jeanne ternyata berhasil. De Rohan merasa bahwa yang ditemuinya adalah Anotoinette yang asli. Seminggu setelah pertemuan tersebut, De Rohan mendapat surat dari Antoinette palsu. Isi surat tersebut mengatakan bahwa ia minta dibelikan untaian kalung berlian termahal yang ada pada pedagang Boehmer. Tanpa pikir panjang, De Rohan segera membelikan kalung berlian tersebut dan menitipkannya kepada Jeanne untuk diserahkan kepada Antoinette. Tentu saja hal tersebut membuat Jeanne tersenyum bangga. Ia pun menyerahkan kalung berlian tersebut kepada suaminya untuk dijual dan uangnya digunakan untuk berfoya-foya.

Pada suatu hari, De Rohan pun curiga. Sebab, di setiap perjumpaan resmi, ia tidak pernah melihat Antoinette mengenakan kalung tersebut. Karena penasaran, ia pun menegur Antoinette. Hal itu membuat Antoinette merasa dilecehkan dan dicemarkan nama baiknya. Oleh sebab itu, ia memerintahkan parlemen Prancis untuk melakukan pengusutan terhadap pernyataan De Rohan.

Dari hasil penyelidikan, diketahui bahwa Jeanne dalang di balik semua ini. Ia pun dijebloskan ke dalam penjara. Sebagai hukumannya, di salah satu bagian tubuhnya dicap huruf V dengan besi panas sebagai tanda bahwa dirinya perampok dan penipu. Berita penahanan Jeanne de La Motte mendapat rasa simpatik dari rakyat Prancis yang selama ini hidup dalam kemiskinan. Mereka yakin bahwa Jeanne hanya dijadikan kambing hitam dari kehidupan Antoinette yang gemar berfoya-foya.

Akhirnya, kejadian tersebut memicu Revolusi Prancis yang menuntut pembebasan Jeanne. Sementara, Antoinette ditangkap dan dipenjarakan karena dianggap telah menghambur-hamburkan uang guna membeli kalung berlian termahal di dunia. Lalu, pada 1773, Antoinette dijatuhi hukuman mati dengan cara dipancung. Kebenaran dari kasus tersebut sampai sekarang belum terbukti. Terlebih, dua tahun sebelum Antoinette dihukum pancung, Jeanne de La Motte ditemukan tewas bunuh diri di sebuah rumah di Edgware Street London.

Cara Menghapus Intext.nav-links.com Virus di Browser

Cara Menghapus Intext.nav-links.com Virus di Browser - Pernahkah anda melihat link-link yang berwarna hijau di browser anda saat anda mengunjungi sebuah situs web atau blog. Mungkin, sebagian dari anda pernah melihatnya dan mungkin merasa kesal dengan link-link itu. Bagaimana tidak, jika link tersebut tersorot mouse, akan muncul pop up iklan tidak jelas dan sangat mengganggu. Pastinya, dalam membaca suatu artikel dalam situs itu pun akan tidak nyaman. Apalagi, bagi para blogger yang dalam kesehariannya sudah sangat dekat dengan yang namanya browser. 

Screenshots Intext.nav-links.com


Screenshots Intext.nav-links.com ketika disorot mouse

Link-link itulah yang disebut dengan Intext.nav-links.com. Lalu, apa itu Intext.nav-links.com?
Intext.nav-links.com adalah platform iklan yang digunakan oleh adware dan program berbahaya lainnya untuk menampilkan iklan dalam teks pada situs web yang anda kunjungi. 
Ciri-cirinya, adalah link berwarna hijau dengan garis bawah ganda untuk membedakan mereka dengan link-link normal lainnya. Ketika disorot mouse, akan muncul pop up iklan. Dan jika diklik, anda akan diarahkan ke situs-situs tertentu. Tentunya, situs-situs tersebut sangat asing di telinga kita. Hal inilah yang akan menguntungkan pengembang ekstensi browser dalam mendapatkan affiliasi. Teks (kata-kata) yang terkena Intext.nav-links.com ini pun sangat beragam. Makanya, jika tidak dihapus, lama-kelamaan Intext.nav-links.com tersebut akan menyebar dan mengincar kata-kata baru yang akan dijadikan iklan. Tentunya, ini akan mengganggu kenyamanan anda saat browsing dalam situs web.

Sebenarnya, Intext.nav-links.com ini bukan sebuah virus (seperti halnya yang saya tulis pada judul) yang dapat membahayakan bagi komputer kita atau pun berpotensi dalam hal pembajakan browser. Itu tidak akan terjadi. Tapi, alangkah mengganggu sekali jika kita tidak mengahapusnya dan membiarkannya. 

Tips ini pun saya buat berdasarkan pengalaman saya dalam dunia blogging yang selalu menemui Intext.nav-links.com tersebut. Setelah itu, saya coba searching di Google mengenai masalah itu, tapi tak kunjung menemui penyelesaian. Saya juga mencoba membuka browser lainnya, juga menemui masalah yang sama. Kemudian, saya coba upgrade lengkap browser saya. Kebetulan, saya pakai Google Chrome. Tetapi, masalah tak kunjung selesai. Akhirnya, saya menemui tipsnya di salah satu situs. Tips itu pun berhasil mengusir Intext.nav-links.com dari browser saya. 

Cara Menghapus Intext.nav-links.com :


1. Silahkan download Adwcleaner sebagai tool dalam menghapusnya DI SINI 

2. Jika sudah terdownload, silahkan tutup dulu semua program dalam komputer/laptop anda dan tutup juga semua browser yang sedang terbuka.

3. Lalu, jalankan Adwcleaner dengan Run as administrator. Setelah terbuka, tekan tombol Scan untuk melakukan pencarian file Intext.nav-links.com. 

Screenshots Adwcleaner Utility

4. Setelah, file sudah ketemu semuanya dan pencarian sudah finish, silahkan tekan tombol Clean

Screenshots file yang terdeteksi oleh Adwcleaner Utility

5. Jika sudah selesai, silahkan reboot dulu komputer/laptop anda agar bisa bekerja optimal dan silahkan klik OK.

Reboot komputer/laptop anda

Ingat, tips di atas mungkin tidak bisa langsung bekerja dalam beberapa jam atau dalam waktu singkat. Perlu beberapa hari pada proses kerja dari Adwcleaner sampai finish. Tapi, tips ini akan menghapus beberapa tool di browser seperti, alexa toolbar. Silahkan instal kembali toolbar tersebut.

Source : http://malwaretips.com/blogs/remove-intext-nav-links-virus/

Cara Membuat Pop up Link Profil Google+ di Blogger

Cara Membuat Pop up Link Profil Google+ di Blogger - Sudah hampir dua minggu saya tidak posting, karena banyaknya kesibukan di dunia nyata. Sehingga, tidak sempat dalam mengurus blog. Di sini, saya akan membagikan tips membuat pop up link profil Google+. Pop up ini akan muncul ketika link profil disorot oleh mouse. Intinya, seperti di Facebook. Jika kita mengarahkan kursor ke link, akan muncul pop up profilnya. Untuk demonya, sobat bisa melihat langsung di blog saya. Tepatnya, profil Google+ saya di bawah judul postingan. 

Screenshots Pop up Link Profil Google+

Cara Membuatnya cukup mudah. Silahkan ikuti langkah-langkah berikut.

1. Simpan kode ini di atas kode </body>

<script type="text/javascript">
  (function() {
    var po = document.createElement('script'); po.type = 'text/javascript'; po.async = true;
    po.src = 'https://apis.google.com/js/plusone.js';
    var s = document.getElementsByTagName('script')[0]; s.parentNode.insertBefore(po, s);
  })();
</script>

2. Setelah itu, tinggal kita melangkah ke cara penerapannya.

<a class='g-profile' href='https://plus.google.com/103933809475122406110' target='_blank' title='Fathoni Muhammad'>Fathoni Muhammad</a>

Silahkan ganti url google+ nya, nama dan title-nya. Cara di atas bisa sobat terapkan pada tulisan ataupun gambar.

Jika sobat ingin menerapkannya seperti di blog saya, yaitu pada nick name author di bawah judul postingan, pastikan sobat telah memberi link yang akan mengarahkan ke Google+ sobat. Jika belum, silahkan ikuti langkah berikut.

Di bawah ini merupakan contoh kode dari nick name Google+ saya yang terlihat di bawah judul postingan. Silahkan sobat cari dulu kode nick name G+ nya. Karena, setiap template berbeda-beda kodenya.

<div class='postmeta'>
  <span class='author'> <a class='g-profile' expr:href='data:post.authorProfileUrl' rel='author' title='Author Profile'><data:post.author/>
             </a>
</span> 

Jika sudah ketemu, sesuaikan kodenya seperti di atas. Kode yang berwarna hijau adalah kode yang membuat link Google+ dan title tagsnya. Title tagsnya bisa sobat ganti sesuai keinginan.

Happy Blogging....

Source : http://www.kompiajaib.com/2013/08/membuat-link-pop-up-profil-g-di-blog.html

Memberi Title Tags Pada Link Tertentu

Memberi Title Tags Pada Link Tertentu - Masih berjumpa dengan saya. Nah, pada potingan saya kali ini adalah bagaimana cara membuat title tags pada link-link tertentu. Dengan memberi title tags, tentunya kita juga menambah optimasi SEO blog kita. Maka, di sini title tags memang sangat penting di mata Search Engine. Di sini, saya akan membahas pemberian title tags pada judul blog, judul postingan, nama label dan thumbnail postingan di homepage. Baik, langsung saja saya beri triknya satu per satu.

Memberi Title Tags Pada Link Tertentu

Cara Membuat Title Tags Pada Judul Blog 

Cari kode berikut.

 <a expr:href='data:blog.homepageUrl'  

Kemudian, ganti dengan

<a expr:href='data:blog.homepageUrl' expr:title='data:blog.title' 

Jika terdapat lebih dari satu kode, lakukan hal yang sama seperti di atas.

Cara Membuat Title Tags Pada Judul Postingan


Cari kode yang mirip dengan kode berikut.

 <h2 class='post-title entry-title'>
     <b:if cond='data:post.link'>
       <a expr:href='data:post.link'><data:post.title/></a>
     <b:else/>
        <b:if cond='data:post.url'>
          <a expr:href='data:post.url'><data:post.title/></a>
        <b:else/>
          <data:post.title/>
        </b:if>
     </b:if>
      </h2>

Ganti semuanya dengan kode di bawah ini.

 <h2 class='post-title entry-title'>
     <b:if cond='data:post.link'>
       <a expr:href='data:post.link' expr:title='data:post.title'><data:post.title/></a>
     <b:else/>
        <b:if cond='data:post.url'>
          <a expr:href='data:post.url' expr:title='data:post.title'><data:post.title/></a>
        <b:else/>
          <data:post.title/>
        </b:if>
     </b:if>
      </h2>

Atau, jika sobat menemui kode seperti ini.

 <h3 class='post-title entry-title'>
              <b:if cond='data:post.link'>
                <a expr:href='data:post.link'><data:post.title/></a>
              <b:else/>
                <b:if cond='data:post.url'>
                  <b:if cond='data:blog.url != data:post.url'>
                    <a expr:href='data:post.url'><data:post.title/></a>
                  <b:else/>
                    <data:post.title/>
                  </b:if>
                <b:else/>
                  <data:post.title/>
                </b:if>
              </b:if>
            </h3>
          </b:if>

Ganti juga dengan kode di bawah ini.

 <h2 class='post-title entry-title'>
              <b:if cond='data:post.link'>
                <a expr:href='data:post.link' expr:title='data:post.title'><data:post.title/></a>
              <b:else/>
                <b:if cond='data:post.url'>
                  <b:if cond='data:blog.url != data:post.url'>
                    <a expr:href='data:post.url' expr:title='data:post.title'><data:post.title/></a>
                  <b:else/>
                    <data:post.title/>
                  </b:if>
                <b:else/>
                  <data:post.title/>
                </b:if>
              </b:if>
            </h2>
          </b:if>

Cara Membuat Title Tags Pada Nama Label


Cari kode berikut.

 <a expr:href='data:label.url' 

Lalu, ganti dengan

 <a expr:href='data:label.url' expr:title='data:label.name' 

Lakukan hal yang sama jika menemui kode lebih dari satu.

Cara Membuat Title Tags pada Thumbnail Postingan di Homepage


Cari kode yang mirip seperti di bawah ini. 

 <a expr:href='data:post.url'><script type='text/javascript'>
document.write(bp_thumbnail_resize(&quot;<data:post.thumbnailUrl/>&quot;,&quot;<data:post.title/>&quot;));
</script></a>

Jika sudah ketemu, ganti semuanya dengan kode berikut.

 <a expr:href='data:post.url' expr:title='data:post.title'><script type='text/javascript'>
document.write(bp_thumbnail_resize(&quot;<data:post.thumbnailUrl/>&quot;,&quot;<data:post.title/>&quot;));
</script></a>

Sekarang lihat hasilnya, dan blog anda sudah dilengkapi title tags.